NADIKABAR.COM — Sebuah unggahan terkait ogoh-ogoh tersangka korupsi tiba-tiba berganti karakter saat karnaval di Pemalang viral di media sosial. Karakter yang sedianya memakai rompi KPK itu diganti dengan kostum kemeja putih polos.

Unggahan itu viral usai diunggah akun Instagram 'inipemalang'. Akun itu menampilkan dua foto yakni sebelum dan sesudah karakter ogoh-ogoh berubah.

"Warga RT 18 Dusun Karangpoh, Desa Pulosari, membuat ogoh-ogoh untuk memeriahkan karnaval dalam rangka HUT Kemerdekaan RI. Namun, karya yang dibuat dengan semangat dan kreativitas warga ini justru disebut dipersoalkan oleh pihak kecamatan," tulis akun tersebut, dikutip NadiKabar, Sabtu (22/8/2026).

Dari penelusuran NadiKabar, peristiwa karnaval sendiri dilakukan pada Sabtu (22/08/2026) siang. Karnaval Agustusan merupakan karnaval di tingkat dusun di Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari.

Karakter ogoh-ogoh ini, disebut-sebut merupakan karakter Bupati nonaktif Anom Widiyantoro, yang terkandung kasus korupsi yang ditangani KPK. Camat Pulosari, Arif Seno Aji, membantah melarang atau meminta karakter ogoh-ogoh itu diganti.

Arif mengaku sempat dihubungi kepala desa setempat dan pihak panitia soal ogoh-ogoh tersebut. Kades dan panitia disebut meminta berkonsultasi, dan dirinya berpendapat untuk menghormati hukum dengan prinsip praduga tak bersalah.

"Kami awalnya semalam ada konsultasi dari kepala desa terkait ini via telpon. Kami jawab sesuai norma aturannya. Bahwa kedepankan prinsip praduga tak bersalah," ungkapnya .

Dari konsultasi itu, hasilnya dari pihak desa maupun panitia memberikan edukasi dan telah menyepakati perubahan tema karakter ogoh-ogoh.

"Selanjutnya hasil edukasi dari kepala desa dan panitia menyepakati perubahan tema," katanya.

Diduga saat melakukan edukasi ini kata Aji, ada miskomunikasi terjadi.

"Mungkin saat edukasi Pak Kades nyatut nama saya, jadi terkesan saya yang melarang. Monggo, yang penting masyarakat senang," ungkapnya.