NADIKABAR.COM — Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember memberikan dukungan dalam pengembangan industri kreatif batik di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, melalui kolaborasi penyelenggaraan Banyuwangi Batik Festival (BBF) dengan Bulan Inklusi Keuangan (BIK).
Kepala Kantor OJK Jember Aris Budiman dalam keterangannya di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu, menyampaikan kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem usaha batik, memperluas akses layanan keuangan, dan sekaligus membuka peluang pasar bagi perajin dan pelaku UMKM lokal.
"Perpaduan BBF dan BIK menjadi langkah strategis untuk memperluas literasi serta inklusi keuangan di tengah masyarakat, khususnya para pelaku industri kreatif," ujarnya.
Menurut Aris, pengembangan industri batik membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya perajin, tetapi juga pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, hingga masyarakat sebagai konsumen produk lokal.