Ia mengungkapkan bahwa dalam proses pembuatan batik membutuhkan kain, pewarna dan berbagai bahan pendukung lainnya, begitu pula upaya meningkatkan literasi keuangan.

"Juga membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai OJK, Bank Indonesia, lembaga jasa keuangan hingga pemerintah daerah," katanya.

Aris berharap kolaborasi BIK dengan Banyuwangi Batik Festival yang telah berjalan dua kali tersebut bisa terus berlanjut dan memberikan dampak bagi masyarakat di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.