Friderica menyampaikan bahwa OJK akan terus menggalakkan reformasi pasar modal untuk meningkatkan kepercayaan investor.

OJK pun terus berkomunikasi dengan investor global untuk memberikan keyakinan mengenai agenda reformasi pasar modal nasional serta fundamental ekonomi Indonesia yang kuat.

“Kami terus berusaha meyakinkan tentang reformasi yang kita lakukan. Fundamental ekonomi Indonesia kuat, solid, dan juga harus dukung, terutama kalau saya mohon dukungan retail investor Indonesia,” ujarnya pula.

Berdasarkan laporan terakhir OJK per 16 Oktober 2026, OJK telah menjatuhkan denda kepada para pelaku pelanggar hukum di pasar modal Indonesia secara total senilai Rp2,52 triliun.