Seiring dengan itu, pihaknya bersama Self-Regulatory Organization (SRO), pelaku pasar, dan seluruh stakeholder lainnya memastikan akan terus memperkuat transparansi, tata kelola, dan pelindungan investor di pasar modal Indonesia.

Selain itu, juga terus berupaya melakukan pendalaman pasar dalam rangka meningkatkan kepercayaan para investor, baik investor lokal maupun asing, serta investor retail maupun institusi.

"Dan, terus akan memastikan integritas dan investabilitas pasar modal kita dapat terus terjaga, agar dapat tumbuh berkelanjutan dari waktu ke waktu," ujar Hasan.

Dari mancanegara, Hasan menjabarkan, tekanan terhadap IHSG dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik, yang menyebabkan kesulitan distribusi komoditas dan kenaikan harga komoditas yang berdampak terhadap kenaikan inflasi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

Kemudian, lanjutnya, kenaikan inflasi mendorong ekspektasi arah suku bunga acuan global yang bertahan di level tinggi dalam waktu lama atau higher for longer.