"Tingginya okupansi pada segmen tersebut, mayoritasnya terisi oleh tamu dari kalangan korporat atau pengusaha," katanya.
Sementara itu, hotel bintang dua ke bawah hingga akomodasi kelas melati masih memiliki ketersediaan kamar. Tingkat okupansi pada segmen tersebut berada di kisaran 60-70 persen.
Namun, pergerakan tamu terkonsentrasi pada periode menginap 9 hingga 12 Oktober 2026, dengan puncak kepadatan kamar diperkirakan terjadi pada 10 dan 11 Oktober.
Made mengatakan pola pemesanan tamu masih didominasi reservasi menit-menit terakhir atau "last minute", seperti yang terjadi pada gelaran MotoGP tahun-tahun sebelumnya.
"Perilaku wisatawan masih sama seperti tahun lalu, dominan pemesanan di menit-menit terakhir," katanya.