NADIKABAR.COM — Pendaftaran Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 resmi dibuka untuk tingkat kabupaten/kota sampai 2 September mendatang. Tak hanya menguji siswa di bidang sains, olimpiade ini juga meliputi bidang riset.

OMI 2026 dapat diikuti siswa jenjang MI/SD/sederajat, MTs/SMP/sederajat, dan MA/SMA/sederajat. Simak cabang olimpiade madrasah, jadwal, syarat, dan cara daftarnya di bawah ini.

Berdasarkan Petunjuk Teknis Pelaksanaan OMI Tahun 2026, cabang olimpiade pelajar ini terdiri dari:

Cabang OMI jenjang MI, SD, sederajat 2026:

Cabang OMI jenjang MTs, SMP, sederajat 2026:

Cabang OMI jenjang MA, SMA, sederajat 2026:

Bidang riset pada OMI 2026 dapat diikuti pelajar MTS dan MA. Berikut ruang lingkup yang dapat diajukan:

Berikut jadwal pendaftaran dan pelaksanaan OMI per tingkat olimpiade cabang sains tahun ini.

Pendaftaran dan pelaksanaan OMI tingkat kabupaten/kota ditentukan oleh komite kabupaten/kota.

Pendaftaran dan pelaksanaan OMI tingkat provinsi ditentukan oleh komite provinsi.

Lokasi pelaksanaan OMI tingkat nasional akan ditentukan oleh komite nasional.

Sementara itu, berikut jadwal OMI bidang riset jenjang SMP dan SMA tahun ini.

OMI dimulai dari tahap satuan pendidikan. OMI satuan pendidikan bertujuan untuk memilih tiga siswa terbaik berdasarkan seleksi khusus, dan/atau penunjukan untuk masing-masing bidang studi berdasarkan hasil prestasi akademik. Para siswa yang terpilih mewakili sekolah kemudian akan berkompetisi di OMI tingkat kabupaten/kota.

Untuk mengikuti OMI mulai dari tingkat satuan pendidikan, berikut syarat pendaftaran bagi setiap siswa.

Pendaftaran peserta OMI tingkat kabupaten/kota menggunakan aplikasi pendaftaran OMI Kemenag yang disiapkan oleh Komite OMI Nasional. Berikut langkahnya.

Jika pendaftaran sudah terverifikasi, peserta akan mendapatkan akun untuk mengikuti uji coba dan pelaksanaan OMI.