"Medali ini sangat berarti karena ada proses panjang dan kerja keras. Sejak awal saya sudah yakin pulang membawa medali, dan tadi di final, saya berusaha tampil tenang, tidak gugup, dan menikmati pertandingan," kata Asael dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).

"Terima kasih kepada orang tua, pelatih, teman-teman, dan semua yang telah mendukung saya. Pengalaman di Dakar mengajarkan saya untuk lebih percaya diri dan tidak terlalu tegang saat bertanding. Semoga ke depannya wushu bisa dipertandingkan di Olimpiade Musim Panas dan saya bisa tampil di Olimpiade senior," ucapnya.

Medali Asael menjadi perak pertama Indonesia sejak Youth Olympic Games pertama kali digelar di Singapura pada 2010. Dalam tiga edisi sebelumnya, yakni Singapura 2010, Nanjing 2014, dan Buenos Aires 2018, Indonesia hanya meraih medali perunggu.

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Dakar 2026, Ita Yuliati, mengaku bangga atas perjuangan Asael yang mencatatkan prestasi bersejarah tersebut.