"Alhamdulillah, satu lagi sejarah tercipta untuk Indonesia. Saya sangat bangga atlet-atlet muda kita. Mereka sangat luar biasa. Sejak awal saya melihat Asael sangat disiplin, berbakat, dan memiliki kegigihan luar biasa. Hari ini, kerja kerasnya membuahkan hasil yang sangat membanggakan, apalagi medali ini diraih pada momen bersejarah debut wushu di Youth Olimpiade," ujar Ita.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menilai prestasi Asael dan Shasenka menjadi momentum penting bagi pembinaan olahraga nasional, khususnya dalam mempersiapkan generasi atlet masa depan.

"Ini pencapaian bersejarah bagi Indonesia. Untuk kali pertama, Kontingen Indonesia meraih perak dan mendapat medali terbanyak di sepanjang partisipasi Youth Olympic. Asael menunjukkan kalau atlet muda kita memiliki potensi besar untuk bersaing di panggung dunia, dan pembinaan tidak boleh terputus. Terima kasih juga kepada CdM yang sudah mengawal serta memastikan atlet Tim Indonesia bertanding dengan nyaman di Dakar," ujar Okto.

Hingga pukul 23.00 waktu Dakar atau 06.00 WIB, Tim Indonesia menempati peringkat ke-29 klasemen sementara. Kontingen Merah Putih telah mengoleksi satu medali perak dari Asael di cabang wushu dan satu medali perunggu yang sebelumnya dipersembahkan atlet judo Shasenka Cahaya Fatimah.