NADIKABAR.COM — OPEC+ sepakat mempertahankan target produksi minyak untuk November 2026.Keputusan diambil tujuh negara utama OPEC+ dalam pertemuan daring pada Minggu.

Ketujuh negara tersebut adalah Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, dan Oman. Negara-negara produsen OPEC+ di kawasan Teluk masih memproduksi minyak jauh di bawah target.

Kondisi tersebut terjadi akibat gangguan ekspor yang berlanjut imbas perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Dalam beberapa bulan terakhir, volume ekspor minyak bahkan hanya berkisar 60-80% dari kondisi normal.

Analis UBS Giovanni Staunovo mengatakan kondisi tersebut membuat pasar minyak global masih ketat meskipun pengiriman melalui Selat Hormuz mulai meningkat.