NADIKABAR.COM — OpenAI memastikan fitur Intelligent UI yang hadir bersama GPT-6 di ChatGPT dirancang untuk mendukung bahasa Indonesia. Artinya, pengguna di Tanah Air juga dapat memanfaatkan kemampuan AI untuk menghasilkan jawaban visual dan interaktif, bukan sekadar teks.

Kepastian tersebut disampaikan Aarush Selvan, Product Manager OpenAI, dalam sesi briefing media virtual, Kamis (8/10/2026), ketika menjawab pertanyaan mengenai dukungan Intelligent UI untuk bahasa Indonesia, khususnya dalam pembuatan konten interaktif, penjelasan visual, dan aplikasi.

"Kami merancang fitur ini agar dapat bekerja dalam semua bahasa, dan kami telah mengujinya dalam hampir semua bahasa," ujar Aarush.

Ia menjelaskan bahwa dukungan multibahasa menjadi salah satu perhatian OpenAI sejak tahap pengembangan Intelligent UI. Perusahaan berupaya memastikan teknologi tersebut dapat digunakan oleh pengguna dari berbagai negara dengan karakteristik bahasa yang berbeda.

"Semua yang kami lakukan dirancang untuk mendukung seluruh bahasa, termasuk berbagai jenis karakter, bahkan bahasa yang ditulis dari kanan ke kiri maupun kiri ke kanan," jelasnya.

Menurut Aarush, OpenAI ingin memastikan pengalaman menggunakan fitur-fitur ChatGPT tidak hanya optimal bagi pengguna berbahasa Inggris, tetapi juga pengguna bahasa lainnya.