NADIKABAR.COM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengintensifkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan, meskipun sebagian daerah sudah mulai diguyur hujan secara alamiah.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa sebanyak 1.000 kg garam dalam satu sorti dihabiskan dalam pelaksanaan modifikasi cuaca harian di Kalimantan Barat, untuk wilayah sebaran Ketapang dan Kayong Utara.

Sementara itu, di Provinsi Kalimantan Tengah, petugas menyebarkan total 3.900 kilogram es kering atau dry ice serta 800 kilogram garam melalui enam sorti penerbangan. Kedua material modifikasi cuaca ini disemai secara sekaligus mengingat luasnya sebaran titik api karhutla.