"Nanti ditunjuk, ada sertifikasinya, secara integritas juga ini. Jadi tidak bisa anggota melakukan penindakan sembarangan. Kalaupun dia menemukan pelanggaran, mau ditindak, ya dibawa begitu dihadapkan ke perwira yang menjadi petunjuk atau petugas yang telah ditunjuk," sambungnya.
Dadang menegaskan strategi utama dalam Operasi Patuh Jaya 2026 ini bukanlah penegakan hukum terhadap para pelanggar. Melainkan, memberikan edukasi kepada masyarakat untuk membangun kesadaran soal kepatuhan dalam berlalu lintas.
"Kita mengharapkan dengan adanya Operasi Patuh ini, masyarakat sadar bahwa berlalu lintas itu hal yang sangat serius karena dapat mengakibatkan kejadian yang fatal, mulai dari kehilangan harta benda, ya, rusak kendaraannya dan lain sebagainya, sampai kehilangan nyawa. Nah, ini menjadi serius dan perhatian kita semua," tutur dia.
Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari ke depan, mulai Senin hari ini hingga 8 November. Sebanyak 2.938 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini.