Ia juga menerangkan pada pencarian hari sebelumnya, jasad korban masih memungkinkan untuk dilepaskan dan mengapung ke permukaan air. Namun kini, lanjut Syafii, kondisi jenazah sudah tidak memungkinkan untuk dilepaskan mengapung ke permukaan.
Meski demikian, dia menegaskan pencarian korban terus dilaksanakan hingga seluruh korban ditemukan dalam kondisi apapun dan diserahkan ke keluarga dengan terhormat.
"Operasi ini kita sesuaikan bahkan bisa dikatakan diperluas. Karena adanya temuan korban sampai Kalimantan Tengah bahkan, ditemukan perahu karet ada di wilayah Kalimantan Barat. Korban juga ada yang masuk ke wilayah dari Kalteng ke wilayah Kalbar," terangnya.