"Kami telah membuat kemajuan yang signifikan dan mencapai terobosan, secara tenang dan rendah hati, dengan banyak hal yang masih terus berlangsung di balik layar," kata Eisenkot dalam pernyataan terbaru via media sosial X pada Jumat (6/11) waktu setempat.

Yair Golan, pemimpin sayap kiri utama Israel dan bagian dari blok oposisi, juga menyoroti adanya kemajuan. "Saya lebih optimistis dibandingkan pada Rabu pagi setelah hasil pemilu diketahui," ucapnya.

Eisenkot, mantan komandan militer Israel yang kampanyenya berupaya menarik dukungan dari warga Israel sekuler dan liberal, berpotensi membentuk pemerintahan bersama partai Arab Israel, yang perolehan kursi parlemennya melonjak akibat kemarahan publik terhadap pemerintahan sayap kanan Netanyahu.

Namun, aliansi dengan partai-partai Arab Israel ditentang keras oleh mitra oposisi lainnya, Avigdor Lieberman, yang pernah menjadi penasihat Netanyahu. Lieberman kini mengkritik tajam Netanyahu, meskipun pada intinya dia juga berpandangan garis keras soal isu Palestina, seperti dengan Netanyahu.