Menurut Pritta, respons spontan seperti marah, omelan, atau menghakimi dapat membuat anak enggan kembali bercerita.
Selain membangun rasa aman, Pritta mengatakan orang tua perlu memahami perubahan yang dialami anak ketika memasuki masa praremaja dan remaja.
Orang tua, menurut dia, perlu mempelajari berbagai perubahan emosional dan fisik yang terjadi pada anak sesuai dengan tahap perkembangannya.
"Orang tua perlu belajar gejolak emosi apa, gejolak fisik apa yang timbul pada anak-anak seusia dia, atau masa remaja seusia dia," ujarnya.
Pritta juga menekankan pentingnya orang tua memahami momen dan cara mencurahkan kasih sayang serta membangun kedekatan dengan anak.