NADIKABAR.COM — Sudut Kota Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang, itu tampak riuh. Orang-orang berjalan hilir mudik, sebagian membawa kantong belanja, sebagian lainnya mengantre di depan kedai makanan dan minuman.

Di tengah suasana libur Silver Week, libur lima hari beruntun, awal pekan ini, kawasan Osu Shopping District menjadi salah satu tujuan warga untuk menghabiskan waktu. Kawasan perbelanjaan yang berada tidak jauh dari pusat Kota Nagoya itu seolah menawarkan hampir segala hal dalam satu tempat.

Dari gerbang besar yang bentuknya menyerupai gerbang kuil, pengunjung langsung disambut deretan toko di kanan dan kiri jalan.

Ada toko aksesori, pakaian, barang elektronik, permainan, hingga gerai ritel sepatu seperti ABC-MART. Semakin masuk ke dalam, wajah Osu berubah menjadi kawasan yang lebih beragam, dengan toko makanan, kedai minuman, toko barang bekas, hingga berbagai toko yang menjual produk budaya populer Jepang.

Jika harus mencari padanan di Indonesia, suasana awal Osu mengingatkan pada kawasan Pasar Baru di Jakarta. Namun, semakin jauh menjelajah, nuansa kuliner dan tempat berkumpul anak muda membuatnya memiliki kemiripan dengan kawasan Blok M.

Bedanya, Osu memiliki karakter yang sangat khas Jepang.