Namun, harga bukan satu-satunya yang menarik perhatian.

Di tengah padatnya pengunjung dan banyaknya aktivitas jual beli, kawasan tersebut tetap terlihat bersih dan tertata.

Menariknya, tempat sampah tidak banyak terlihat di sepanjang area yang dilalui.

Kondisi itu membuat pengunjung perlu membawa sampahnya sendiri hingga menemukan tempat pembuangan. Setidaknya, itulah yang dilakukan saat berjalan-jalan di kawasan tersebut: sampah disimpan terlebih dahulu sembari melanjutkan perjalanan.

Hal sederhana itu menjadi bagian dari pengalaman menyusuri Osu, kawasan yang padat tetapi tetap terasa teratur.