Usai memasak, tungku tersebut diduga belum sepenuhnya dipadamkan. Pemilik rumah kemudian beristirahat. Tidak lama berselang, api diketahui sudah membesar dan mulai melalap bagian bangunan.
Sebanyak dua unit mobil pemadam dikerahkan dalam penanganan tersebut dengan tujuh personel. Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan hingga api dipastikan tidak lagi menyala.
"Kebakaran rumah di Pawindan diduga berawal dari tungku api yang lupa dipadamkan setelah digunakan untuk memasak. Api kemudian membesar dan membakar bangunan rumah," ujar Budi.
Akibat kejadian tersebut, bangunan berukuran sekitar 6x9 meter mengalami kebakaran. Kerugian sementara ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Penanganan kebakaran kedua selesai sekitar pukul 22.49 WIB. Namun, beberapa jam kemudian, laporan kebakaran kembali masuk dari wilayah selatan Ciamis.
Kali ini, kebakaran terjadi di sebuah pabrik pengolahan kayu milik Anang Suryanto di Dusun Gunung Damar RT 06 RW 02, Desa Sindangasih, Kecamatan Banjarsari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.15 WIB, Jumat (4/9/2026). Saat sedang tertidur, Anang mendengar suara letupan. Ketika melihat ke arah belakang pabrik, ia mendapati bangunan pengolahan kayu miliknya sudah terbakar.