Senada dengan hal tersebut, Presiden DPN Indonesia Dr Faizal Hafied menyampaikan komitmen penuh dalam mendukung peningkatan kapasitas hukum kader Pagar Nusa yang dinilai memiliki tradisi kuat dalam menjaga kiai, agama serta bangsa.

Faizal menjelaskan bahwa target 2.000 beasiswa PKPA ini dirancang untuk membekali kader dengan pendidikan profesi hukum.

Sementara itu, dukungan lanjutan atau fasilitasi "karpet merah" hingga Ujian Profesi Advokat (UPA) dan pengambilan Berita Acara Sumpah (BAS) akan diberikan secara khusus bagi peserta yang terpilih dan berprestasi dari kelompok tersebut.

Katib Syuriah PBNU, KH Ahmad Sudrajat menyambut baik sinergi ini. Ia menilai penguatan kapasitas hukum bagi kader Nahdlatul Ulama tersebut akan membawa manfaat nyata dalam memperluas pendampingan bagi masyarakat luas yang membutuhkan keadilan.