Melalui momentum ini, Heri berharap nilai-nilai kebersamaan, persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya bangsa dapat semakin tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat.
Hal tersebut sejalan dengan filosofi tayub, yaitu ditata ben guyub, yang bermakna diatur agar tercipta kerukunan, kebersamaan, dan keakraban.
"Kita berharap kesenian tradisional semakin mendapat tempat di hati masyarakat, menjadi kebanggaan daerah, serta menjadi pilar kekuatan bagi kebudayaan nasional," pungkas Heri.