NADIKABAR.COM — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memperluas pemanfaatan gas bumi untuk sektor perhotelan, salah satunya melalui Hotel Platinum Adisucipto Yogyakarta yang menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) dari anak usaha PGN, PT Gagas Energi Indonesia.

Chief Engineering Platinum Hotel Maryudi mengatakan bahwa transisi ke CNG memberikan manfaat dari sisi teknis maupun finansial. Penggunaan CNG menjadi salah satu langkah investasi jangka panjang yang memberikan manfaat bagi operasional hotel.

"Untuk kebutuhan dapur, kami mencatat efisiensi biaya penggunaan gas sekitar 20-30 persen dibandingkan ketika masih menggunakan LPG. Efisiensi ini membantu kami dalam menjaga biaya operasional hotel," ujar Maryudi dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Maryudi menyebut penggunaan gas bumi juga memberikan manfaat dari sisi operasional dapur. Nyala api yang stabil mendukung proses memasak, sementara karakteristik pembakaran gas bumi yang relatif lebih bersih membantu mengurangi residu pada peralatan memasak dan menjaga kebersihan area dapur.

Sementara itu, Area Head Gagas Jawa Tengah Bagian Utara Miranti Dyah Pramesti mengatakan bahwa Gagas berkomitmen menjaga keandalan pasokan sekaligus menerapkan standar keamanan dan keselamatan dalam pelayanan kepada pelanggan.

Untuk mendukung operasional Hotel Platinum yang berlangsung 24 jam, kata Miranti, Gagas menyiagakan tim operasional dan melakukan pemantauan pasokan secara berkelanjutan.

"Penggunaan gas pelanggan dipantau secara real-time sehingga apabila terdapat potensi kendala atau laporan dari lapangan, tim dapat segera melakukan respons dan penanganan," jelas Miranti.

Menurut Miranti, Gagas juga memberikan kemudahan bagi pelanggan melalui pengelolaan pengisian ulang CNG yang disesuaikan dengan pola konsumsi.