Seturut laporan tersebut, komposisi proyeksi kerugian terdiri dari dampak buruk terhadap kesehatan dan kesejahteraan yang menyumbang 32 persen, 25 persen dari hilangnya aktivitas perdagangan, 20 persen dari kerusakan bisnis dan bangunan publik, 17 persen dari hilangnya tempat tinggal, serta 6 persen dari hilangnya lapangan kerja.
Laporan itu menyebutkan bahwa Australia tenggara kini mengalami 14 hari cuaca kebakaran ekstrem lebih banyak per tahun dibandingkan pada 1998, dan jumlah badai ekstrem yang dipicu oleh kebakaran yang tercatat dari 2004 hingga 2024 tercatat enam kali lipat lebih tinggi dibandingkan 20 tahun sebelumnya.
Laporan itu mengatakan bahwa per 2023-2024, Australia memiliki 10.336 lebih sedikit sukarelawan pemadam kebakaran dibandingkan empat tahun sebelumnya, sementara jumlah posisi berbayar bertambah 433 dalam periode yang sama.