NADIKABAR.COM — Pakar hubungan internasional memaparkan sejumlah faktor yang melatarbelakangi serangan kelompok Houthi ke wilayah Riyadh, Arab Saudi. Konflik internal Yaman dan keterlibatan Arab Saudi dalam mendukung pemerintahan Yaman menjadi salah satu pemicunya.

Menurut pakar hubungan internasional President University, Teuku Rezasyah, Houthi memandang Saudi sebagai pihak yang ikut campur dalam konflik internal Yaman. Houthi juga mengkritik koalisi Saudi bersama negara-negara Teluk melancarkan serangan ke wilayah yang dikuasai kelompok tersebut.

"Dalam pandangan Houthi, Saudi mendukung Arab Spring tahun 2011 silam, yang menjatuhkan Presiden Ali Abdullah Saleh, dan mendukung pemerintahan Presiden Mansour Hadi yang tak mampu mengatasi masalah pengangguran dan ketimpangan ekonomi," kata Rezasyah kepada wartawan, Rabu (14/10/2026).

Menurut Rezasyah, Houthi sebagai kelompok nasionalis yang menentang intervensi asing di Yaman. Kelompok itu juga juga dinilai pemerintahan Presiden Mansour Hadi tidak kompeten dalam menyelesaikan persoalan di negara tersebut.

Rezasyah menilai Saudi hingga kini belum mampu mendukung pembangunan sipil yang menjawab kebutuhan masyarakat Yaman, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga penyediaan fasilitas umum. Kondisi itu berlangsung di tengah krisis berkepanjangan yang telah berjalan sekitar 15 tahun.