Hal ini salah satunya melalui kebijakan yang mendorong perusahaan menciptakan nilai tambah di dalam negeri atau hilirisasi, alih-alih sekadar mengekstraksi bahan mentah dan mengekspornya.

β€œPerusahaan otomotif dan perusahaan kendaraan listrik (EV) kini bergerak masuk ke Indonesia, dan itu merupakan contoh keberhasilan pemerintah memimpin penarikan investor multinasional asing,” kata dia.

Selain itu, ia juga melihat industri battery storage sebagai salah satu sektor yang potensial untuk berkembang.

Peluang lain adalah menjadikan Indonesia sebagai pemasok energi bagi negara lain. Dalam konteks ini, ia mencontohkan pembahasan antara Singapura dan Batam mengenai pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di Batam yang listriknya dapat disalurkan ke Singapura.

Menurut dia, berbagai peluang tersebut menunjukkan besarnya potensi kerja sama ekonomi di kawasan.

β€œJadi, ada banyak peluang semacam ini, dan saya rasa stabilitas serta pengurangan ketidakpastian adalah titik awal yang sangat baik,” kata Singh.

Di sisi lain, perbedaan karakteristik peran pemerintah di negara-negara Asia dan di negara-negara Barat juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan pelaku usaha global.