Aksi itu bertepatan dengan hari kedua perayaan hari raya Yahudi Sukkot, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Pondok Daun. Pada Minggu yang sama, dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Israel Yedioth Ahronoth, Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich menyerukan pembubaran total Otoritas Palestina dan kampanye militer habis-habisan terhadap kota-kota serta kamp-kamp pengungsi di Tepi Barat menggunakan taktik serupa yang telah diterapkan di Gaza sejak Oktober 2023. Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Palestina menggambarkan pernyataan Smotrich itu sebagai seruan eksplisit untuk "meningkatkan agresi dan melakukan aksi kejahatan lebih lanjut terhadap rakyat Palestina." Pernyataan kementerian itu menyebut pernyataan Smotrich menyingkap apa yang digambarkannya sebagai rencana Israel untuk menganeksasi wilayah Palestina, mengusir warga Palestina, dan merongrong pendirian negara Palestina yang merdeka.
Tindakan semacam itu melanggar hukum internasional, resolusi PBB terkait, dan kesepakatan yang telah ditandatangani, imbuh kementerian. Sejak 7 Oktober 2023, lebih dari 1.000 warga Palestina tewas akibat tembakan dan serangan artileri Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, menurut data resmi Palestina.