Selain fokus operasional inti, Jatmiko juga menggarisbawahi pentingnya manajemen aset yang terukur serta optimalisasi inisiatif green business.

Perusahaan itu memastikan seluruh aset perusahaan terkuasai secara fisik dan tuntas secara legalitas guna memitigasi risiko operasional.

Secara paralel, perusahaan juga memaksimalkan nilai tambah dari pengolahan limbah sawit, seperti pemanfaatan fasilitas methane capture dan optimalisasi penjualan cangkang sawit.

Sementara itu, Komisaris Utama PTPN IV PalmCo Desrial mengingatkan keunggulan operasional perusahaan perkebunan ke depan tidak lagi diukur semata-mata dari seberapa luas lahan yang dimiliki, melainkan dari tingginya capaian produktivitas per hektare dan ketepatan alokasi biaya.

Menurut Desrial, tuntutan industri saat ini mengharuskan perusahaan untuk beralih pada penerapan Smart Plantation yang secara efektif mengintegrasikan mekanisasi lapangan dengan sistem digitalisasi perusahaan.