Ia menilai pencegahan penyalahgunaan narkotika sangat membutuhkan keterlibatan keluarga, terutama dalam menjaga dan mengawasi anak-anak.

"Karena kan, semua ini sangat bergantung kepada kekuatan sebuah rumah tangga, sebuah keluarga. Kalau kita, keluarga, menjaga anak-anak kita dengan baik, atau menjaga hal-hal yang kelihatannya menjurus kepada hal yang tidak baik, saya pikir ini akan terjaga," ujarnya.

Hadianto juga menyambut baik program Jaksa Masuk Sekolah yang dilaksanakan Kejaksaan Negeri Palu, termasuk penyampaian materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika kepada pelajar.

Menurut dia, materi edukasi hukum dari kejaksaan tersebut dapat dikolaborasikan dengan program Sekolah Khusus Keluarga milik Pemkot Palu sehingga upaya pencegahan tidak hanya menyasar pelajar, tetapi juga keluarga.

"Ini sangat menarik, berarti nanti saya akan masukkan ini dalam kolaborasi lewat Sekolah Khusus Keluarga. Jadi nanti dari kejaksaan kita minta untuk masuk di dalam Sekolah Khusus Keluarga, agar edukasi yang kita berikan lewat Sekolah Khusus Keluarga, masalah hukum juga sudah bisa kita masukkan sebagai modul," katanya.