NADIKABAR.COM — PAM JAYA menerima penghargaan sebagai salah satu pembayar pajak terbesar di wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Pusat dalam kegiatan Tax Gathering 2026. Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menerima langsung penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi perusahaan terhadap penerimaan negara.
"Bagi PAM JAYA, kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan merupakan bagian penting dari tanggung jawab perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel, sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan dan transformasi PAM JAYA dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi pelanggan, tetapi juga bagi masyarakat dan negara," ujar Arief dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).
Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Tax Gathering 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui Kantor Wilayah DJP Jakarta Pusat. Acara berlangsung di Gedung A.A. Maramis, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jakarta.
Piagam penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal Pajak bersama Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Pusat kepada Arief Nasrudin.
Capaian tersebut menjadi pengakuan atas kontribusi PAM JAYA dalam mendukung penerimaan negara melalui pemenuhan kewajiban perpajakan. Perusahaan juga menyebut penghargaan ini sebagai bagian dari komitmen penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), khususnya transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bertanggung jawab atas pelayanan air minum perpipaan bagi masyarakat Jakarta, PAM JAYA berupaya menjaga keseimbangan antara peningkatan kualitas pelayanan publik, keberlanjutan usaha, dan kontribusi terhadap pembangunan.
Arief mengatakan kontribusi perusahaan terhadap penerimaan negara berjalan beriringan dengan upaya memperluas cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta. Hal itu dilakukan melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan, serta pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan.
"Sebagai perusahaan yang memiliki mandat pelayanan publik, kami percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kemampuan menghadirkan layanan air minum yang semakin baik, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap pembangunan. Karena itu, kami akan terus menjaga kepatuhan, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat integritas dalam setiap proses bisnis perusahaan," tambah Arief.
PAM JAYA menyatakan akan terus mempertahankan kepatuhan perpajakan dan meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan. Melalui agenda transformasi, perusahaan juga berkomitmen untuk tumbuh secara profesional dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara dan pembangunan Jakarta.