Dengan AI sebagai penghubung, pameran ini membangun antarmuka super bagi kerja sama ekonomi digital China-ASEAN. Langkah ini dilakukan seiring upaya China dan ASEAN untuk mempercepat implementasi Protokol Peningkatan Kawasan Perdagangan Bebas China-ASEAN 3.0, yang ditandatangani pada Oktober 2025 dan mencakup berbagai bidang seperti ekonomi digital serta pembangunan hijau.
Hubungan ekonomi antara China dan ASEAN terus menguat. Perdagangan bilateral melampaui angka 1 triliun dolar AS (1 dolar AS = Rp17.745) untuk pertama kalinya pada 2025, dengan total nilai mencapai 1,05 triliun dolar AS, naik 7,4 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pada tujuh bulan pertama 2026, perdagangan antara kedua pihak mencapai 744,41 miliar dolar AS, meningkat 24,7 persen (yoy) dan mencakup 21,8 persen dari total perdagangan luar negeri Tiongkok.
Tiongkok tetap menjadi mitra dagang terbesar ASEAN selama 17 tahun berturut-turut, sementara ASEAN telah menjadi mitra dagang terbesar Tiongkok selama enam tahun berturut-turut.