NADIKABAR.COM — Atlet panahan Indonesia, Nurisa Dian Ashrifah, mendapat apresiasi besar setelah mencetak sejarah dengan meraih medali emas nomor Women's Individual pada Asian Games 2026 di Jepang. Nurisa menerima bonus uang tunai Rp 1 miliar dan sebuah mobil listrik.
Bonus Rp 1 miliar diberikan oleh Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani), Arsjad Rasjid. Sementara itu, mobil listrik diserahkan oleh manajer tim panahan Indonesia, Azis Armand.
Pemberian bonus tersebut dilakukan dalam acara bertajuk "Syukuran Medali Emas Panahan Indonesia" di Beranda Kitchen, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2026) malam WIB. Acara itu turut dihadiri Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, serta Ketua Akuatik Indonesia, Anindya Bakrie.
Prestasi Nurisa, yang akrab disapa Hani, menjadi catatan bersejarah bagi panahan Indonesia. Medali emas tersebut merupakan emas pertama yang berhasil diraih atlet panahan Indonesia sepanjang keikutsertaan di Asian Games.
Arsjad Rasjid mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Hani tidak lepas dari kerja keras atlet, dukungan tim, serta doa berbagai pihak.
"Hari ini adalah hari yang kita syukuri. Kita bersyukur karena Indonesia tidak pernah memenangi emas di Asian Games. Dan ini adalah pertama kalinya untuk panahan Indonesia," ujar Arsjad.
Ia juga menyoroti keberhasilan tim panahan Indonesia melewati persaingan Korea Selatan, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan utama dunia dalam cabang olahraga tersebut.
Bagi Arsjad, pencapaian ini menjadi modal penting untuk menghadapi target berikutnya, yakni Olimpiade 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat.
Ia berharap keberhasilan Hani dapat menjadi motivasi bagi atlet dan pelatih panahan Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi di tingkat internasional.
"Ini adalah mengukir sejarah. Selain kerja keras atlet, tetapi juga perlu dukungan dan doa. Harapannya, insyaallah, kita bisa mendapatkan medali yang lebih baik lagi nanti di Olimpiade 2028," katanya.
Sementara itu, Hani mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan setelah keberhasilannya mempersembahkan emas untuk Indonesia. Atlet berusia 20 tahun tersebut menyampaikan terima kasih kepada Arsjad Rasjid, Azis Armand, dan Iman atas dukungan yang diterimanya.
Hani juga mengaku tidak menyangka bisa langsung meraih medali emas pada penampilan perdananya di Asian Games.
"Pertama, terima kasih banyak untuk Pak Arsjad Rasjid, Pak Azis, dan Pak Iman yang telah memberikan apresiasi yang sangat mengesankan bagi saya," tutur Hani.
Keberhasilan di Asian Games 2026 semakin memantapkan tekad Hani untuk mengejar kesempatan tampil di Olimpiade 2028. Ia mengaku telah lama menyimpan impian untuk berlaga di ajang olahraga terbesar di dunia tersebut.
"Iya, ingin sekali. Karena memang dari dulu saya ingin, semoga bisa mengikuti Olimpiade," ujarnya.
Hani pun berharap suatu saat dapat mempersembahkan medali Olimpiade bagi Indonesia. Baginya, pencapaian tersebut akan menjadi hadiah yang sangat istimewa dalam perjalanan kariernya sebagai atlet panahan.
"Jika saya bisa berkesempatan untuk memenangkan medali Olimpiade, itu suatu hadiah yang spesial buat saya," ungkapnya.