Sementara itu, kelompok transportasi mengalami inflasi sebesar 4,84 persen dengan andil 0,58 persen. Kenaikan pada kelompok ini terutama didorong oleh bensin, tarif angkutan udara, pelumas atau oli mesin, sepeda motor, biaya pemeliharaan atau servis, serta mobil.
Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi paling tinggi di antara ketiga kelompok tersebut, yakni sebesar 7,77 persen, dengan andil 0,53 persen. Inflasi pada kelompok ini terutama dipengaruhi kenaikan harga emas perhiasan.
Jika dilihat berdasarkan komponennya, seluruh komponen mengalami inflasi secara tahunan pada September 2026.
Komponen inti mengalami inflasi (core inflation) sebesar 2,84 persen dengan andil 1,82 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi antara lain emas perhiasan, minyak goreng, nasi dengan lauk, telepon seluler, laptop atau notebook, serta pelumas atau oli mesin.