Dalam rangka pendalaman, kata Pangdam, sampai saat ini, anggota yang bertindak saat penertiban bendera tersebut belum dikembalikan ke satuan masing-masing dan masih dikonsolidasikan di Kodim Pidie.

Selain itu, senjata yang dipakai saat penertiban yang berujung bentrok tersebut juga telah dipisahkan guna mengetahui senjata yang meletus untuk memberi peringatan.

Tak hanya itu, kata dia, dalam waktu dekat, tim internal TNI juga bakal turun ke TKP guna mendalami peristiwa tersebut.

Dia berharap masyarakat Tiro dapat memahami dan bisa menerima mereka nantinya.

"Kami mohon untuk seluruh masyarakat khususnya di Tiro, kami juga menghimbau untuk tidak panas, mari kita sama-sama menjaga situasi yang aman, tertib, damai," tutur Brigjen Mahesa Fitriadi.