"Saya tambahkan bahwa memang sampai bulan ini kita bisa mengumpulkan iuran sebesar Rp 118 T. Sementara manfaat yang kita bayarkan sampai saat ini Rp 132 T. Jadi ini ada cash flow gap untuk kita tetap bisa membayar pelayanan kesehatan yang sudah dilakukan oleh teman-teman di fasilitas kesehatan," kata Prihati.

"Jadi, kami berterima kasih kepada Bapak Presiden, pemerintah, Pak Menteri, telah diberikan suntikan dana sebesar Rp 20 T, yang Rp 10 T akan cair bulan ini dan Rp 10 T akan cair bulan November lah, sebelum akhir tahun," pungkasnya.