"Ini merupakan salah satu tragedi terburuk yang pernah dialami oleh Angkatan Bersenjata Kanada di wilayah Kanada selama masa damai," sebut Carney.

Dalam konferensi pers pada Minggu (18/10), para pejabat Kanada menyebutkan bahwa sebanyak 19 orang mengalami luka kritis, dengan delapan orang dalam kondisi stabil dan 12 orang lainnya bisa berjalan setelah mendapatkan perawatan medis di lokasi.

Menurut Departemen Pertahanan Nasional Kanada, kebakaran itu terjadi pada Sabtu (17/10) sore, sekitar pukul 16.00 waktu setempat, di area pelatihan militer di kompleks pangkalan tersebut.

Keterangan Mayor Jenderal Wade Rutland dari Angkatan Bersenjata Kanada menyebutkan bahwa para tentara dikejutkan oleh kobaran api yang merambat dengan cepat, saat berlangsungnya "latihan di luar ruangan di padang rumput Alberta".

"Dalam waktu 30 detik hingga satu menit, mereka tidak melihat api sama sekali, kemudian tiba-tiba api sudah berada tepat di hadapan mereka," tutur Rutland saat berbicara kepada wartawan.