Pihak Korps Marinir di dalam siaran pers juga tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah dan jenis penambahan alutsista tersebut.

Antara sempat mengkonfirmasi Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana soal pembahasan Batalyon Snipper itu. Namun demikian, Rana enggan menjelaskan hal tersebut secara rinci.

"Itu masih dalam proses kajian kami," ucap dia singkat.