Dia mengatakan situasi tersebut membuat warga panik. Dia menyebut sebagian warga pun memilih mengungsi.
"Masyarakat panik bahkan sebagian juga sudah ada yang pergi mengungsi. Sebagian tetangga udah ada yang mengungsi karena mungkin trauma akan kejadian tsunami Selat Sunda tahun 2018 lalu," ungkapnya.
"Jujur kami masyarakat semuanya merasakan trauma mendalam akan terjadi lagi tragedi tsunami selat sunda itu," sambungnya.
Meski begitu, dia mengaku masih bingung dengan suara dentuman dan getaran tersebut. Dia berharap ada informasi resmi dan arahan yang jelas dari pemerintah maupun instansi terkait mengenai kondisi yang dirasakan.