Saat ini, Dinsos Surabaya tengah mendata ulang keberadaan sekitar 35 anak asuh yang tercatat di panti bodong tersebut. Pihak panti diberikan kompensasi waktu untuk mencopot seluruh atribut lembaga. Sementara itu, anak-anak asuh akan dipulangkan ke keluarga masing-masing atau ditampung oleh pemerintah jika tidak memiliki keluarga.
"Kalau mereka masih punya orang tua atau keluarga untuk dikembalikan. Kalau mereka tidak ada keluarganya baik yang Surabaya maupun tidak, nanti yang di luar Surabaya kami akan komunikasikan dengan provinsi dan kabupaten kota lain, sedangkan warga Surabaya kalau memang tidak ada keluarga nanti akan kami tampung," urainya.