"Dan kalau misalnya dia terpapar lama, bisa menyebabkan kanker paru. Karena salah satu faktor risiko adalah kebakaran hutan dan lahan," sambungnya.

Terlepas dari karhutla, dr Linda mengatakan paparan asap-asap lain juga bisa menyebabkan masalah di organ paru, salah satunya kanker itu sendiri.

"Misalnya orang-orang di komplek atau di perumahan yang suka bakar sampah, itu juga bisa jadi pencetus terjadinya kanker paru. Jadi semua faktor lingkungan, misalnya asap rokok, asap kendaraan bermotor, kebakaran lahan," katanya.