NADIKABAR.COM — Atlet para menembak Indonesia Rohani gagal melaju ke babak perebutan medali Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya setelah menempati peringkat 12 pada babak kualifikasi nomor women's 10m air rifle standing SH1.

Bermain di Aichi Pref. General Shooting Gallery, Senin, Rohani membukukan skor 615,3 untuk berada di peringkat 12 dari delapan penembak yang melaju ke babak berikutnya.

Poin yang didapatkan Rohani terpaut 2,8 dari atlet asal Thailand, Wannipa Leungvilai, yang menempati peringkat delapan babak kualifikasi dengan skor 618,1.

Sementara itu, pada babak final, medali emas nomor ini disabet oleh atlet asal India, Mona Agarwal, yang membukukan skor 250. Skor ini menjadi rekor baru di Asian Para Games, melewati rekor yang sebelumnya dicatatkan rekan senegaranya Avari Lekhara di Hangzhou 2023 dengan 249,6.

Peraih medali perak adalah pemilik rekor sebelumnya, Avari Lekhara, dengan skor 249,6, sementara medali perunggu didapatkan atlet asal Korea Selatan, yaitu Yunri Lee dengan skor 227,9.

Medali emas dan perak ini menambah koleksi medali kontingen India, dengan sementara mereka mengoleksi satu emas, satu perunggu, dan satu perak untuk menempati peringkat ketiga klasemen peroleha medali.

China memuncaki klasemen dengan tiga emas, dua perak, dan tiga perunggu, sementara Kazakhstan di peringkat kedua dengan dua emas, satu perak, dan satu perunggu.

Indonesia sendiri menghuni peringkat kesebelas dengan tiga medali perunggu yang dipersembahkan para balap sepeda (1) dan para angkat berat (2).