NADIKABAR.COM — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto bersama Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menerima Naskah Urgensi Pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) yang diserahkan oleh para pakar.
Naskah urgensi tersebut memuat hasil pembahasan yang melibatkan akademisi, peneliti, pakar, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat sipil sebagai bahan perumusan kelembagaan pengelolaan gambut dan mangrove nasional.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengapresiasi kolaborasi tersebut, khususnya pelibatan pakar, akademisi, dan peneliti dalam penyusunan rumusan kebijakan.
"Pendekatan yang diarahkan oleh Bapak Presiden, yaitu memanfaatkan para pakar, para akademisi, para peneliti, itu adalah sebuah terobosan, sebuah langkah yang sangat baik," katanya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Menteri Brian menekankan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memastikan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dimanfaatkan untuk menjawab persoalan nyata, termasuk tantangan pengelolaan gambut dan mangrove.