Dia mengajak para pendukungnya untuk merayakan hasil itu sebagai kemenangan bersama. Dia menegaskan hasil tersebut merupakan penolakan terhadap lawan-lawan politiknya sekaligus kemenangan bagi yang telah berjuang.

"Biarkan mereka tahu besok bahwa orang-orang jahat telah kalah. Biarkan mereka tahu bahwa kita, yang berjuang bersama demi sesuatu yang lebih besar, telah menang. Kita menang! Jadi, Mike, selamat menikmati masa pensiunmu," ujarnya.

Kandidat dari Partai Demokrat itu juga melontarkan pernyataan tajam yang ditujukan kepada Vance. Dia merujuk pada proses konstitusional di mana senator yang baru terpilih diambil sumpahnya untuk menjabat.

"Ada ironi yang menarik di sini, mengingat Anda secara konstitusional berkewajiban untuk melantik saya pada bulan Januari nanti," ujar El-Sayed.

Dia kemudian beralih menyinggung Trump, merujuk pada kampanye sang presiden di mana dia sengaja menunjukkan kesulitan dalam melafalkan nama El-Sayed.

"Donald, dengar, saya tahu Anda kesulitan menyebut nama saya. Jadi, setelah JD melantik saya pada bulan Januari nanti, Anda bisa langsung memanggil saya 'Senator'," ujarnya.

Gagasan utama yang ditawarkan El-Sayed kepada para pemilih dirangkum dalam slogan tiga poin yang terus dia gaungkan, yakni 'Keluarkan uang dari politik. Masukkan uang ke kantong Anda. Layanan kesehatan untuk semua'.

Dia juga terus mendesak Rogers terkait upaya membela kebijakan tarif pemerintahan Trump, termasuk perang dagang dengan Kanada-mitra ekspor terbesar Michigan. El-Sayed juga menuduh Rogers mendukung perang AS melawan Iran, yang telah menyebabkan harga bahan bakar melonjak tajam.

Selain El-Sayed, anggota Senat AS bernama Aber Kawas juga mencuri perhatian. Dia menjadi perempuan keturunan Palestina pertama yang menjadi Sentator AS.