NADIKABAR.COM — ParagonCorp berbagi pendekatan consumer-first dalam membangun ekosistem kosmetik halal di BeautyMatter NEXT50 Summit 2026. Dalam sesi panel tentang membangun relevansi di berbagai pasar, dr. Sari Chairunnisa, MD, Deputy CEO and Chief R&D Officer of ParagonCorp, menyebut perjalanan empat dekade perusahaan berawal dari satu prinsip.
"Pada dasarnya, setiap orang ingin didengar dan merasa dilihat," ujar dr. Sari dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).
Dalam konteks halal, dr. Sari menjelaskan bahwa sertifikasi adalah persyaratan teknis yang penting, tetapi bukan menjadi satu-satunya. Halal juga mencakup soal apakah produk cocok dengan keseharian konsumen, termasuk saat beribadah dan berwudhu, serta konsistensi brand men-deliver nilai seperti yang mereka tawarkan di awal.
"Halal bukan hanya soal apa yang boleh digunakan, tetapi juga apa yang baik untuk kita," tuturnya.
Dengan pandangan yang lebih luas ini, halal terhubung dengan nilai kejujuran, conscious choices, tanggung jawab, dan sustainability yang dibawakan oleh brand tersebut. Dalam sesi diskusi, dr. Sari juga menyampaikan bahwa perempuan Muslim tidak bisa dipandang sebagai satu segmen.