NADIKABAR.COM — Parlemen Mesir membuka sidang darurat pada Minggu untuk membahas langkah dukungan terhadap Arab Saudi di tengah eskalasi serangan kelompok Syiah Yaman Houthi, termasuk peluang pengerahan pasukan militer.
Sesi luar biasa parlemen di ibu kota baru Mesir yang dipimpin Ketua Parlemen Hisham Badawi tersebut digelar atas permintaan Presiden Abdel Fattah al-Sisi, menurut laporan surat kabar Al-Ahram.
Sidang tersebut berlangsung setelah al-Sisi pada Sabtu (17/10) menegaskan kesiapan Mesir mengambil langkah apapun yang diminta Saudi untuk membela kedaulatan dan keamanan nasional.
"Saya meminta parlemen untuk menggelar sidang darurat dalam rangka menyetujui langkah tersebut jika kita diminta melakukannya," kata Presiden Mesir saat itu.
Menurut Pasal 152 Konstitusi Mesir, Presiden, sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata, tak boleh menyatakan perang atau mengerahkan pasukan militer dalam misi tempur di luar negeri tanpa memerhatikan nasihat Dewan Pertahanan Nasional dan mendapat persetujuan dari dua per tiga anggota parlemen.