NADIKABAR.COM — Pemimpin partai Arab dalam pemilu Israel, United Arab List atau Ra'am, Mansour Abbas, mengharapkan agar partainya dan kubu oposisi dapat menjalin koalisi demi menggulingkan pemerintahan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu.
Abbas, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (28/10/2026), menginginkan agar Partai Ra'am dan partai-partai dalam kubu oposisi Israel bersama-sama mengamankan 61 kursi parlemen atau Knesset, yang diperlukan untuk mencapai mayoritas parlemen untuk menggantikan pemerintahan Netanyahu.
"Saya berharap kita dapat mengubah pemerintahan ini dan jumlah kursi yang terkumpul mencapai 61 kursi, yakni dari blok oposisi bersama dengan Ra'am," ucap Abbas saat berbicara kepada saluran televisi Israel, Channel 12, pada Rabu (28/10) dini hari.
"Dengan jumlah kursi yang kita miliki saat ini, tidak ada pemerintahan yang bisa terbentuk," katanya.