Abbas merujuk pada hasil penghitungan sementara yang dirilis Komite Pemilu Pusat Israel, yang sejauh ini menunjukkan tidak adanya blok politik utama yang mencapai ambang batas 61 kursi untuk mencapai mayoritas parlemen dan membentuk pemerintahan baru.

Menurut data sementara Komite Pemilu Pusat Israel per Rabu (28/10) pagi, pukul 06.02 waktu setempat, dengan sebanyak 41,9 persen suara telah dihitung, perolehan koalisi Netanyahu mencapai total 57 kursi parlemen, sedangkan koalisi oposisi mencapai 47 kursi.

Sisanya, sebanyak 16 kursi, diperoleh oleh partai-partai Arab, termasuk Partai Ra'am.