"Apa yang dulu kita tuliskan dalam Manifesto Partai Gelora tahun 2019, hari ini semuanya satu per satu menjadi kenyataan. Oleh karena itu, alasan kita lahir sekarang semakin kuat," ujarnya.
Anis menyebut bahwa Partai Gelora hadir sebagai kelompok orang-orang yang sadar, memiliki arah yang jelas, dan konsisten membangun kekuatan politik. Sehingga mampu bertahan di tengah ketidakpastian global dan dapat bisa memberikan kejutan-kejutan politik.
"Yang tidak punya arah akan tersesat, yang tidak punya kekuatan akan digilas. Punya kekuatan tapi tidak punya arah, kita gampang dijebak. Punya arah tidak punya kekuatan, kita gampang jadi korban," ujarnya.
Anis menyadari adanya kesenjangan (gap) antara cita-cita besar partai dengan keterbatasan kemampuan serta logistik saat ini. Namun, Ia meminta kader agar tidak berkecil hati.
Ia mendorong seluruh anggota untuk terus bekerja hingga batas kemampuan maksimal (limit), sementara hasil akhir dan pertolongan dalam bentuk peristiwa-peristiwa besar di luar nalar manusia adalah ketetapan dari Allah SWT.