NADIKABAR.COM — Partai Rusia Bersatu yang berkuasa, dan dipimpin Presiden Vladimir Putin, meraih kemenangan mutlak dalam pemilu parlemen Rusia yang digelar pekan lalu. Pelaksanaan pemilu yang berlangsung selama empat hari berturut-turut itu diwarnai serangan siber dan rentetan serangan drone Ukraina.
Pemilu parlemen, yang digelar untuk mengisi seluruh kursi di majelis rendah parlemen Rusia atau State Duma ini, merupakan yang pertama diselenggarakan sejak Moskow melancarkan invasi skala besar ke Ukraina pada tahun 2022. Demikian seperti dilansir AFP, Senin (21/9/2026).
Tidak ada partai penentang perang yang diizinkan ikut berpartisipasi dalam pemilu ini. Mahkamah Agung Rusia bahkan mencoret partai anti-perang, Yabloko, dari daftar peserta pemilu beberapa minggu sebelum pemungutan suara berlangsung.
Pemungutan suara yang berlangsung antara 18-20 September waktu setempat ini juga digelar di wilayah-wilayah Ukraina yang diduduki dan dianeksasi oleh Rusia.
Tingkat partisipasi pemilih dapat menjadi tolok ukur opini publik terhadap konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.