Menurut dia, waktu operasional kendaraan berkaitan langsung dengan produktivitas pelaku usaha karena kendaraan yang berhenti beroperasi dapat menghambat kegiatan bisnis dan berdampak terhadap pendapatan.

Selain dari sisi pasar, IAMI mencatat produksi kumulatif di Isuzu Karawang Plant telah mencapai 300.000 unit pada Juli 2026. Fasilitas tersebut juga digunakan untuk memproduksi kendaraan UD Trucks.

"Ini tidak hanya sekadar suatu pencapaian produksi, tetapi merupakan bagian dari perjalanan panjang Isuzu di dalam membangun kemampuan manufacturing di Indonesia," ujar Anjar.

Perusahaan juga mencatat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) Isuzu Traga sebesar 46,45 persen, Elf 33,04 persen, dan Giga 38,07 persen.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pada Juli 2026 menyebut IAMI sebagai satu-satunya industri kendaraan komersial yang seluruh produknya telah memiliki sertifikat TKDN.