"Ancak Agung mungkin tidak seberapa, tetapi ini membuat kita bahagia karena kita bisa berkumpul bersama. Mudah-mudahan tahun depan lebih besar lagi," paparnya.
"Dari Jember untuk Indonesia, dari Jember untuk dunia. Mari kita jaga tradisi, kita kuatkan ukhuwah, kita rawat toleransi, dan kita angkat marwah Jember bersama-sama," tandasnya.
Sebanyak 867 peserta ancak ambil bagian dalam kirab ini. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), puskesmas, kelurahan, desa, sekolah, hingga lembaga kemasyarakatan. Berbagai hasil bumi dan makanan tradisional disusun rapi dalam gunungan ancak yang kemudian diarak bersama.